Menu ✖

Mode Gelap

Pemerintah Daerah · 6 Mei 2026 14:44 WIB ·

Target PSR Bengkalis 2026 Capai 300 Hektare


 📸 Dinas Perkebunan Bengkalis menggelar sosialisasi PSR 2026 di Mandau, Rabu, 6 Mei 2026. Perbesar

📸 Dinas Perkebunan Bengkalis menggelar sosialisasi PSR 2026 di Mandau, Rabu, 6 Mei 2026.

Prodesanews.com | Bengkalis—Pemerintah Kabupaten Bengkalis menargetkan peremajaan 300 hektare kebun sawit rakyat pada 2026 melalui program peremajaan sawit rakyat (PSR). Dinas Perkebunan mulai mendorong percepatan lewat sosialisasi kepada pekebun di Kecamatan Mandau, Pinggir, dan Bathin Solapan.

Kegiatan itu berlangsung di Kantor Camat Mandau, Rabu, 6 Mei 2026. Sosialisasi ini menjadi langkah untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan sektor sawit rakyat.

Dalam kegiatan itu, Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bengkalis, serta Asosiasi Sawitku Masa Depanku (SAMADE) menjadi narasumber. Mereka menjelaskan mekanisme PSR, aspek legalitas lahan, hingga pola kemitraan bagi pekebun.

Kepala Dinas Perkebunan Bengkalis Sufandi melalui Kepala Bidang Produksi Adi Zulhami mengatakan sektor perkebunan masih menjadi penopang ekonomi daerah. Sektor ini juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Perkebunan kelapa sawit merupakan komoditas unggulan yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah,” kata Adi.

Namun, ia menilai produktivitas kebun sawit rakyat masih menghadapi sejumlah kendala. Pekebun masih banyak menggunakan benih tidak unggul, sebagian tanaman telah berusia tua, dan pemahaman terhadap praktik budidaya yang baik masih terbatas.

Data sementara 2025 menunjukkan luas perkebunan di Bengkalis mencapai sekitar 375 ribu hektare. Mayoritas merupakan kebun sawit rakyat, dengan 87,75 persen dikelola secara swadaya oleh masyarakat.

Berdasarkan kondisi itu, pemerintah daerah menargetkan peremajaan seluas 300 hektare pada 2026 di sejumlah kecamatan. Pemerintah pusat mendukung program ini melalui regulasi Kementerian Pertanian serta pembiayaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Adi menegaskan PSR membutuhkan dukungan banyak pihak. Pemerintah, penyuluh, kelembagaan petani, hingga perusahaan perkebunan perlu membangun kemitraan yang kuat.

“Kerja sama kemitraan menjadi kunci, baik dalam penyediaan bibit berkualitas, pendampingan teknis, hingga akses pasar,” ujarnya.

Baca Juga:  Kurir Sabu 89 Gram Ditangkap, Jejak Pengendali Diselidiki

Ia mengajak pekebun memanfaatkan program peremajaan sawit rakyat untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan. Peremajaan kebun juga diharapkan memperkuat daya saing sektor perkebunan daerah.

Sekretaris Camat Mandau Rio Sentosa, penyuluh pertanian, asosiasi perkebunan, kepala desa, serta para pekebun dari berbagai wilayah di Kabupaten Bengkalis turut hadir dalam kegiatan tersebut.[ril]

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

INPEST Desak KKP Tunda Pembayaran Proyek Kampung Nelayan Bengkalis Rp 7,3 Miliar

5 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pembangunan KNMP di Desa Kuala Alam, Bengkalis, yang disorot INPEST

HUT ke-81 TNI, Kapolres Bengkalis Serukan Soliditas TNI-Polri

5 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Kapolres Bengkalis bersama jajaran TNI, Polri dan Forkopimda dalam peringatan HUT ke-81 TNI

Mitra SPPG Sungai Alam Bagikan Masker ke 15 Sekolah

30 September 2026 - 16:42 WIB

Siswa sekolah penerima MBG mendapat bantuan masker dari Mitra SPPG Sungai Alam

Polda Riau Mutasi Kapolres Bengkalis

26 September 2026 - 13:23 WIB

AKBP Eko Rubiyanto menerima tongkat komando Kapolres Bengkalis dari AKBP Fahrian Saleh Siregar

Kementerian Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional Hoaks

25 September 2026 - 08:00 WIB

Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo memastikan surat pemadaman internet nasional adalah hoaks.

Kabel Fiber Optic Semrawut, Diskominfotik Bengkalis Bertindak

24 September 2026 - 12:42 WIB

Diskominfotik Bengkalis bersama ISP menata kabel fiber optic di ruas jalan protokol Pulau Bengkalis
Trending di Pemerintah Daerah