Menu ✖

Mode Gelap

Hukrim · 20 Mar 2026 19:40 WIB ·

Polisi Buru Dua DPO Narkotika di Bengkalis


 📸Polisi memburu dua tersangka narkotika yang masuk DPO di Mandau, Bengkalis, Riau.
Perbesar

📸Polisi memburu dua tersangka narkotika yang masuk DPO di Mandau, Bengkalis, Riau.

Prodesanews.com | Bengkalis — Polisi memburu dua buronan kasus narkotika yang masuk daftar pencarian orang (DPO). Warga diminta melapor jika mengetahui keberadaan keduanya.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas Aipda Juliandi Bazrah, mengatakan polisi masih memburu kedua tersangka. “Kami menghimbau masyarakat segera melapor jika mengetahui keberadaan para tersangka,” ujarnya, Jumat, 20 Maret 2026.

Dua buronan itu berinisial Hendra alias Memet dan Afrizal HSB alias Joker. Keduanya masuk dalam daftar pencarian setelah disangka terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah hukum Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Dalam dokumen kepolisian, Hendra tercatat sebagai warga negara Indonesia tanpa pekerjaan tetap. Alamat dan nomor kontaknya tidak diketahui.

Ia disangka melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Pasal 609 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026. Perannya antara lain menawarkan, menjual, membeli, atau menjadi perantara transaksi narkotika golongan I.

Adapun Afrizal HSB alias Joker juga masuk dalam daftar buronan untuk perkara yang sama. Ia diketahui berdomisili di wilayah Duri, meski alamat lengkapnya tidak dicantumkan.

Berdasarkan ciri-ciri yang dirilis, Afrizal memiliki tinggi sekitar 174 centimeter dengan berat badan 70 kilogram, berambut keriting, berkulit hitam, dan bertubuh kurus.

Kasus ini disebut terjadi di wilayah Kecamatan Bathin Solapan dan Desa Air Jamban, Mandau, pada pertengahan Maret 2026.

Polisi menyatakan kedua tersangka masih dalam pencarian. Masyarakat yang mengetahui keberadaan mereka diminta segera melapor ke kantor kepolisian terdekat atau melalui layanan yang tersedia.

Polres Bengkalis juga mencantumkan nomor pengaduan, termasuk call center 110, untuk memudahkan penyampaian informasi.

Penerbitan DPO ini merupakan bagian dari upaya kepolisian menekan peredaran narkotika di wilayah Bengkalis. Aparat menilai peran masyarakat penting untuk mempercepat pengungkapan kasus dan penangkapan pelaku. “Informasi dari masyarakat sangat membantu proses pengungkapan kasus ini,” kata Juliandi.[pnc/ril]

Baca Juga:  Aksi Sembunyi di Plafon Gagal, Polsek Rupat Ringkus Predator Anak
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polda Riau Mutasi Kapolres Bengkalis

26 September 2026 - 13:23 WIB

AKBP Eko Rubiyanto menerima tongkat komando Kapolres Bengkalis dari AKBP Fahrian Saleh Siregar

Kementerian Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional Hoaks

25 September 2026 - 08:00 WIB

Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo memastikan surat pemadaman internet nasional adalah hoaks.

Kabel Fiber Optic Semrawut, Diskominfotik Bengkalis Bertindak

24 September 2026 - 12:42 WIB

Diskominfotik Bengkalis bersama ISP menata kabel fiber optic di ruas jalan protokol Pulau Bengkalis

Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti dari 71 Perkara

24 September 2026 - 11:11 WIB

Kejaksaan Negeri Bengkalis memusnahkan barang bukti dari 71 perkara yang telah inkrah

Rencana PWI Bengkalis Geler LKTJ Didukung OPD Bengkalis

23 September 2026 - 20:38 WIB

Peringatan Haornas 2026, SIWO PWI Bengkalis Gelar Turnament Domino dan Tenis Meja

23 September 2026 - 08:08 WIB

Trending di Daerah