Tok! Hakim PN Bengkalis Vonis Dua Kurir 14 Kilogram Sabu Penjara Seumur Hidup

Oleh: redaksi Hukrim | Selasa, 17 Maret 2020 - 09:48:14 WIB

Tok! Hakim PN Bengkalis Vonis Dua Kurir 14 Kilogram Sabu Penjara Seumur Hidup

Ilustrasi

BENGKALIS- Terdakwa Herizon alias Jon (30) dan Suryono alias Rio (34), keduanya berdomisili di Kota Dumai divonis terbukti bersalah dan meyakinkan menjadi kurir dan terlibat pemuafakatan jahat melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu berat mencapai 14 kilogram (kg).

Mereka divonis penjara seumur hidup oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis.

Sidang agenda pembacaan putusan tersebut berlangsung Senin (16/3/2020) petang kemarin. Majelis hakim, Ketua Hendah Karmila Devi, S.H, M.H, didampingi dua hakim anggota, Zia Ul Jannah, S.H, dan Wimmi D. Simarmata, S.H.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bengkalis Irvan R Prayoga, sedangkan dua terdakwa tidak didampingi penasehat hukum.

Kedua terdakwa terbukti secara sah melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) subsidair pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35/2009 tentang Narkotika.

Atas putusan itu, JPU menyatakan pikir-pikir, sementara kedua terdakwa memastikan banding.

"Kami menyatakan pikir-pikir, sedangkan kedua terdakwa mengajukan banding," ungkap JPU, Irvan R Prayoga, Senin (16/3/20) malam.

Sebelumnya kedua terdakwa dituntut dengan pidana penjara seumur hidup. Sebagaimana yang dibacakan oleh JPU Kejari Bengkalis di hadapan majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, Jumat (13/3/2020).

Atas tuntutan itu, kedua terdakwa secara lisan menyampaikan pembelaan atau pledoi dan meminta agar dihukum seringan-ringannya.

Dikabarkan sebelumnya, kedua terdakwa berhasil diringkus oleh aparat dari Markas Besar Kepolisian RI, dan sempat mencoba mengelabui petugas dengan membuang barang bukti sabu-sabu di dalam tas dan pil ekstasi untuk dibawa ke Kota Pekanbaru itu ke saluran air di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Batang Duku, Kecamatan Bukitbatu Selasa (18/6/19) sekitar pukul 17.30 WIB, kemudian ditemukan oleh warga setempat.

Herizon ditangkap polisi Rabu (19/6/19) sekitar pukul 11.00 WIB ketika mencoba melarikan diri di dalam perkebunan sawit PT. Surya Dumai Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukitbatu.

Sedangkan terdakwa Suryono, menyerahkan diri pada Kamis (20/6/19) sekitar pukul 22.15 WIB di depan salah satu hotel Jalan Riau, Kelurahan Kampung Baru, Kecanatan Senapelan, Kota Pekanbaru.

  Print Berita

Redaksi menerima kiriman berita dan foto. Bagi yang berminat silahkan kirim berita dan foto Anda ke email:[email protected]

Komentar

Komentar Facebook