Desa Kadur Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan atau Open Defecation Free Tahun 2019

Oleh: redaksi Desa dan Kelurahan | Selasa, 24 September 2019 - 23:32:22 WIB

Desa Kadur Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan atau Open Defecation Free Tahun 2019

Teks foto : Deklarasi Desa ODF (Open Defecation Free) Desa Kadur Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis.

RUPAT UTARA -- Deklarasi Desa ODF (Open Defecation Free) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan  (SBABS) di Desa Kadur, Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis Riau, Selasa (24/9/2019)  di aula Kantor Desa Kadur

Pantuan wartawan Tampak hadir  Camat Rupat utara yang diwakili Kasi PMD Nora S.Pd.i,Kepala UPT Pukesmas Dr Ratna sari, Kepala Desa Kadur Jaironi S.sos, Kepala Desa Tanjung Punak Asri S pd,  RT, RW dan Kadus dan masyarakat yang ikut menyaksikan deklarasi tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kadur Jaironi S.Sos.I, mengatakan warga sudah sadar bahwa tidak boleh membuang air besar sembarangan.

"Kami berharap dengan adanya acara Deklarasi ODF ini semoga ke depan bisa membantu Pemerintah Kabupaten dalam mewujudkan desa Kadur bebas ODF," katanya.

Sementara itu, Camat Rupat utara diwakili Nora S.Pd.I, menyampaikan rasa syukurnya acara ini berlangsung. Dia berharap acara ini mampu mendorong untuk menuju keluarga sehat dan lingkungan sehat.

"Mudah-mudahan kita semua bisa mewujudkan keluarga sehat dan lingkungan sehat. Saya sangat berterima kasih, tanpa dukungan dari RW, RT tokoh masyarakat dan tokoh agama saya tidak bisa menjalankan Deklarasi Desa bebas ODF," ungkapnya.

Selain itu, kepala UPT Puskesmas  Rupat utara, Dr Ratna Sari, mengatakan pelaksanakan deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBABS) atau Open Defecation Free. Deklarasi ini menjadi penanda perubahan perilaku dan komitmen warga Desa untuk tidak melakukan pencemaran lingkungan melalui kebiasaan buang air besar sembarangan.

 Lanjunya beliau menyambut baik penyelenggaraan deklarasi ODF ini. Apresiasi kami berikan sebesar-besarnya kepada kader, perangkat desa dan seluruh elemen masyarakat atas dukungan yang diberikan, semoga kita dapat mewujudkan Kecamatan Rupat Utara sebagai Kecamatan ODF.

"Ucapkan apresiasi kepada kader perangkat desa dan seluruh elemen masyarakat atas dukungan diberikan" ungkapnya

Niat suci ini tidak dapat dilakukan sendiri oleh aparat pemerintah di sektor kesehatan saja, akan tetapi harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan lintas sektor dan yang lebih utama adalah peran serta masyarakatnya. Marilah kita jadikan ODF sebagai gerakan masyarakat hidup sehat, Tidak hanya sekedar deklarasi, tetapi dijadikan kebiasaan dan diterapkan dalam kehidupan.

"Sungguh rupawan Puteri Kayangan Berhiaskan mahkota indah menawan Mari bersama kita terapkan Buang air besar tidak sembarangan.Harum mewangi Bunga Kenanga Jadi hiasan dalam jambangan Deklarasi ODF jangan hanya jadi wacana Tapi terapkan ia dalam kehidupan", ungkapnya

Apabila dilakukan pola hidup sehat, maka warga tidak akan mudah diserang berbagai penyakit.

"Lima pilar STBM yang harus dilakukan oleh masyarakat yaitu stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, pengelolaan air limbah rumah tangga," ujarnya.

"Kita semua harus terlibat dan saling bekerjasama dalam mewujudkan pola hidup sehat, sesuai dengan brand image yaitu gotong royong bekerja dengan hati. Sekarang kita deklarasikan stop buang air besar sembarangan dan semoga ditempat lain bisa mengikuti deklarasi ODF ini," katanya. (Budi/AT)

 

  Print Berita

Redaksi menerima kiriman berita dan foto. Bagi yang berminat silahkan kirim berita dan foto Anda ke email:prodesanews@gmail.com

Komentar

Komentar Facebook