Kukerta Tematik Universitas Riau, Sukses Gelar Monitoring dan Evaluasi di Desa Tanjung Leban

Oleh: redaksi Pendidikan | Senin, 29 Juli 2019 - 11:00:09 WIB

Kukerta Tematik Universitas Riau, Sukses Gelar Monitoring dan Evaluasi di Desa Tanjung Leban

TANJUNG LEBAN -- Mahasiswa Univesitas Riau (UNRI) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Tematik di Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis sukses gelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) bersama Kepala Desa di Desa Tanjung Leban, pada Minggu (28/7/2019) pukul 10.00 WIB.

Setelah 30 hari melakukan pengabdian masyarakat, Tim Dosen Pendamping Lapangan Universitas Riau melakukan kunjungan ke Desa Tanjung Leban Kecamatan Bandar Laksamana untuk monitoring dan evaluasi Kuliah Kerja Nyata. Tiba di posko pukul 10.00 WIB Dosen Pendamping Lapangan, Said Zul Amraini, MT disambut hangat oleh mahasiswa dan Kepala Desa, H. Atim.

Said mengatakan, monev kali ini bertujuan untuk melihat kemajuan dan untuk memenuhi kriteria penilaian kukerta Universitas Riau. Said menyampaikan, saat ini ada tiga desa yang menjadi tanggung jawab untuk dilakukan monev. “Di Kecamatan Bandar Laksamana, terdapat tiga desa yang akan dilakukan monev yaitu, Desa Tanjung Leban, Desa Tenggayun dan Desa Temiang, dan Alhamdulillah Desa Tanjung Leban mendapat kesempatan yang pertama untuk dilakukan monev,” ujar Dosen Teknik Kimia Unri ini.

Selanjutnya, H. Atim selaku Kepala Desa Tanjung leban menjelaskan bahwa tim kukerta selama 30 hari sudah melakukan kegiatan yang positif untuk membangun dan mengembangkan desa bersama masyarakat setempat. “Mahasiswa kukerta Unri disini baik, mereka sudah melakukan program dan bekerja sama kepada masyarakat seperti memberikan pelayanan kesehatan masyarakat, bergotong royong dan mengembangkan potensi ekowisata mangrove disini,” pungkasnya.

Hal senada diungkapkan Koordinator Desa, Rizan Hasbullah yang mengucapkan terima kasih kepada Desa Tanjung Leban karena sudah mensupport program kerja selama berada disini. Selain itu, perwakilan tim kukerta, Lena Artika mengatakan bahwa monev sangat penting untuk dilaksanakan. “Monev kali ini berlangsung menarik, karena disamping melakukan penilaian juga diberi arahan dan sharing pengalaman bersama Dosen, Kepala Desa dan teman teman seperjuangan,” ungkap mahasiswi Kimia Universitas Riau angkatan 2016.

Sementara itu, Poniran sebagai penanggung jawab publikasi mengatakan kegiatan monev ini sebagai langkah untuk melengkapi program kerja yang akan dilaksanakan kedepannya. “Jadi, dari kegiatan monitoring dan evaluasi kita menjadi mengetahui kekurangan dan kelebihan dari program kerja yang akan kita selesaikan kedepannya serta sebagai tim tentu harus mampu bekerja sama dalam menyelesaikan pengabdian kepada masyarakat,” tandasnya optimis. Dirinya juga memohon doa kepada segenap civitas akademika Unri dan masyarakat supaya kukerta dapat berjalan baik dan lancar.

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi berlangsung hangat dan menarik, serta di akhiri dengan peninjauan secara langsung program kerja unggulan berbasis desa ekowisata mangrove di Desa Tanjung Leban Kecamatan Bandar Laksamana oleh Dosen Pendamping Lapangan, Said Zul Amraini, MT.(rls/AT)

 

 

 

  Print Berita

Redaksi menerima kiriman berita dan foto. Bagi yang berminat silahkan kirim berita dan foto Anda ke email:prodesanews@gmail.com

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook