Anggota DPRD Kab. Bengkalis, Hj Aisyah: MTQ Tingkat Desa Harap di Tingkatkan lagi

Oleh: redaksi Pemerintahan Daerah | Selasa, 26 Maret 2019 - 10:29:09 WIB

Anggota DPRD Kab. Bengkalis, Hj Aisyah: MTQ Tingkat Desa Harap di Tingkatkan lagi

Teks foto : Penekanan serine Bupati Bengkalis secara bersamaan.

BANDAR LAKSAMANA -- Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 2 tingkat Kecamatan Bandar Laksamana tahun 2019 resmi di buka oleh Bupati Bengkalis Amril Mukminin. Senin malam (25/03/19)

Malam pembukaan di laksamanakan dihalaman kantor Desa Sepahat yang hadiri oleh forkompinda Kabupaten Bengkalis, Kepala dinas se-Kabupaten Bengkalis, Perwakilan LAMR Kabupaten Bengkalis, anggota DPRD Kabupaten Bengkalis H Aisyah, Camat Bandar laksamana Afrizal, Camat Bukit Batu Mulyadi, Camat Siak Kecil, Kapolsek dan Danramil Bukit Batu, Ketua Panitia dan sekaligus sebagai Sekcam Bandar Laksamana Acil Esino, Kepala Desa se-Kecamatan Bandar laksamana, Ketua BPD se-Kecamatan Bandar Laksamana, tokoh masyarakat dan qori dan qoriah dari kafilah desa.

Pembukaan MTQ yang dilaksanakan di Desa Sepahat Kecamatan Bandar Laksamana. MTQ ke II Tingkat Kecamatan Bandar Laksamana pada malam pembukaan di isi dengan tilawah undang atas nama Antoni Surya Putra merupakan qori terbaik nasional tahun 2018.

MTQ yang dilaksanakan selama lima hari, mulai dari tanggal 25 s/d 29 Maret 2019 di ikuti oleh 7 Desa se-Kecamatan Bandar Laksamana dengan jumlah peserta 139 qori dan qoriah.

"Kami berharap Kepada para peserta untuk dapat mengikuti ajang bergengsi ini dengan sebaik-baiknya, sehingga yang berhasil meraih prestasi di ajang MTQ ini akan di ikut sertakan pada ajang tingkat Kabupaten", tukasnya.

Tema MTQ ke II Tingkat Kecamatan Bandar Laksamana, "Dengan spirit MTQ ke II Tingkat Kecamatan Bandar Laksamana menyiapkan generasi milenial yang qurani bertaqwa, amanah, kreatif dan bersatu".

Sesuai dengan tema kami menyiapkan generasi milenial yang qurani bertaqwa, amanah, kreatif dan bersatu dalam menangkal pengaruh globalisasi pada saat ini. Pengaruh pada saat ini sangat berbahaya sekali, mulai pengaruh dari medsos, sex bebas, gaya hidup bebas dan narkoba.

"Kami berharap dari kegiatan MTQ ke II dapat mempersiapkan diri kita dalam menghadapi pengaruh globalisasi yang bersifat negatif", harapan Afrizal.

Selanjutnya, "Dengan generasi yang qurani dapat mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang religi dan generasi milenial yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama", tambahnya.

Pada pembukaan MTQ ke II Tingkat Kecamatan Bandar Laksamana juga dihadiri anggota DPRD Kabupaten Bengkalis H Aisyah Dapil Bukit Batu-Siak Kecil mengatakan pelaksanaan MTQ ini sudah terlalu meriah dan bagus sekali lagi.

“ Saya berikan apresiasi kepada panitia MTQ yang sudah bekerja keras untuk suksesnya acara MTQ ke-II tingkat Kecamatan Bandar Laksamana yang dilaksanakan di Desa Sepahat Kecamatan Bandar Laksamana”, ungkap Hj Aisyah

Pada kesempatan itu ia berharap kepada Desa-Desa yang di Kecamatan Bandar Laksamana untuk dapat meningkatkan lagi kegiatan MTQ nya.

"Pelaksanaan MTQ di Kecamatan Bandar Laksamana tahun 2018 pada tingkat Desa sangat sepi sekali dan tahun ini untuk dapat di tingkatkan lagi", harap Aisyah.

“Kami juga berharap kepada desa bukan saja MTQ tingkat Desa saja yang di tingkatkan, tetapi seni bacaan itu tunjukkan yang berkualitas semoga kedepannya kecamatan Bandar Laksamana bisa menjadi terbaik”, tambahnya.

Bupati Bengkalis Amril Mukminin dalam arahnnya menegaskan, pelaksanaan MTQ ini adalah ajang untuk mempererat tali silaturami antara jajaran pemerintahan dan masyarkat di Kecamatan Bandar laksamana tepatnya di Desa Sepahat.

Apalagi di era globalisasi saat ini banyak dampak negative yang mempengaruhi generasi muda, pengaruh negatif tersebut masuk ke lingkungan kita. Turut mengikis nilai-nilai akhlak dan akidah umat islam seperti narkoba, paham-paham radikalisme, dan aliran sesat, juga menyasar umat islam, tak terkecuali di Kecamatan Bandar Laksamana.

“Kondisi seperti yang kami paparkan di atas, menjadi tantangan bagi kita, untuk bersama-sama membentengi berbagai pengaruh negatif tersebut. Salah satu upaya yang harus sama-sama dilakukan, yaitu dengan meningkatkan kualitas pembangunan mental spiritual. Peningkatan pembangunan mental spiritual dimaksud, bukan saja diperlukan, untuk menangkal dampak negatif era globalisasi tetapi juga sangat menentukan keberhasilan pembangunan di daerah ini secara keseluruhan”.  Jelas orang nomor satu di negeri junjungan ini.

Lebih lanjut sambung Ayah dari Septian Nugraha, dalam rangka mewujudkan masyarakat yang religius dan unggul, maka pembangunan yang dilakukan pemerintah Kabupaten Bengkalis, tidak hanya ditujukan untuk mengejar kesejahteraan lahiriah atau fisik material, tetapi juga untuk mewujudkan kesejahteraan batiniah atau mental spiritual, sehingga keduanya selaras, seiring dan seimbang. 

“Maka dari itu kami mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Kecamatan Bandar Laksamana, untuk bersatu padu, menumbuhkan semangat jihad melawan kemungkaran kejahatan narkoba. Jihad memerangi kejahatan narkoba, merupakan sebuah keharusan bagi setiap individu umat islam di negeri junjungan. Salah satu caranya dengan menanamkan nilai-nilai agama bagi anggota keluarga sejak dini, seperti menggelorakan tradisi maghrib mengaji. Selain sebagai sarana pendalaman nilai-nilai ilmu agama, maghrib mengaji juga  untuk mendekatkan umat islam dengan alquran sejak usia dini dan menciptakan generasi yang millenial, bertaqwa,kreatif dan amanah”, pungkas Amril.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan keagamaan di negeri junjungan ini. Karena hal tersebut tertuang dalam salah satu dari tujuh prioritas pembangunan sebagai penjabaran dari visi dan misi kabupaten bengkalis 2016-2021, yakni pengembangan budaya dan agama.

Terkait dengan peningkatan di bidang keagamaan sambung Amril, Pemerintah Kabupaten Bengkalis sudah dan akan melakukan beberapa kebijakan baik, berupa fisik dan non fisik.

“Dari segi fisik, insyaa Allah pada 2019 ini kita akan bangun Duri Islamic Center (DIC) yang akan menjadi sentral pendidikan dan kegiatan keagamaan mulai dari PAUD, TK, SD, SMP hingga tingkat SMA. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama DPRD Bengkalis beberapa waktu lalu telah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang zakat”.

“Sementara dari segi non fisiknya, Pemerintah Kabupaten Bengkalis kembali telah menganggarkan bantuan untuk para guru madrasah se-Kabupaten Bengkalis, bantuan rumah ibadah (masjid dan mushalla), bantuan hibah untuk kampus dan perguruan tinggi pendidikan keagamaan”, jelas Amril.

Kendati demikian, semua program itu selama ini dapat terwujud dengan hasil yang cukup terukur. Bahkan kita juga melakukan sinergi pengembangan dan pembinaan kegiatan keagamaan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) serta Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) yang ada di Kabupaten Bengkalis.

“Semoga apa yang kita rencanakan ini, insyaallah diridhoi oleh Allah SWT dan juga program-progam pemerintah yang yang akan kita laksanakan akan diberi kemudahan serta kelancarannya”, tutup Amril.. (AT)

 

  Print Berita

Redaksi menerima kiriman berita dan foto. Bagi yang berminat silahkan kirim berita dan foto Anda ke email:prodesanews@gmail.com

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook