Awal Tahun 25 Kasus

Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan Tinggi di Bengkalis

Oleh: redaksi Umum | Kamis, 14 Maret 2019 - 15:18:48 WIB

Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan Tinggi di Bengkalis

BENGKALIS -- Kurun waktu Januari hingga awal Maret 2019 ini Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Bengkalis menerima 25 laporan terkait kekerasan pada perempuan dan anak. 

Kepala P2TP2A Kabupaten Bengkalis Elly Kusumawati, SH kepada sejumlah wartawan menyebutkan, bahwa masalah kekerasan terhadap anak dan perempuan memang sudah menjadi perhatian khusus. 

"Memang cukup tinggi. Sejak Januari lalu hingga sekarang perkara yang kita dampingi ada 25 kasus terhadap perempuan dan anak," ungkap Elly, Kamis (14/3/19). 

Menurut Elly, dari 25 laporan tersebut, 80 persen meningkat terhadap kasus yang melibatkan anak dengan persetubuhan kemudian disusul perceraian atau hak asuh anak. 

Kasus yang dilaporkan baik perempuan dan anak, tertinggi di Kecamatan Bengkalis ada 10 kasus, kemudian disusul Kecamatan Pinggir ada 5 kasus, Bantan 2 kasus, Siak kecil 1 kasus, Bukit Batu 3 Kasus, Rupat Utara 1 Kasus, Mandau 3. 

Dari jumlah 25 kasus itu tertinggi persetubuhan anak di bawah umur sebanyak 8 kasus, perceraian atau hak asuh anak sebanyak 5 kasus , sedangkan pelecehan seksual sebanyak 4 kasus. 

"Yang tertinggi yang kita dampingi adalah kasus persetubuhan terhadap anak," katanya. 

Sambungnya dengan tingginya kasus yang ditangani P2TP2A Bengkalis itu, Elly menegaskan karena semakin meningkatnya kesadaran pelapor akan hak-hak sebagai perempuan maupun anak. 

"Kita tidak bisa menyebutkan bahwa peningkatan ini identik atau relevan dengan kasus kriminal terhadap perempuan maupun anak. Karena sekarang ini orang sudah berani melapor. Bahkan kesadaran terhadap hak perempuan itu lebih bagus dengan adanya sosialisasi yang sudah dilaksanakan," terangnya. 

Jumlah kasus anak yang berhadapan dengan hukum berdasarkan tingkat usia yang ditangani P2TP2A Januari hingga Maret 2019 adalah, 0-1 tahun 2 kasus, 12 tahun ada 2 kasus, 13 tahun sebanyak 3 kasus, berumur 14 tahun ada 2 kasus, usia 15 tahun ada 1 kasus, berumur 16 tahun 8 kasus dan berumur 17 tahun ada 3 kasus. 

Informasi tambahan, P2TP2A Bengkalis tahun 2018 lalu tangani sebanyak 108 kasus di Kabupaten Bengkalis.(dik/AT)

Sumber : Riauterkini.com

 

  Print Berita

Redaksi menerima kiriman berita dan foto. Bagi yang berminat silahkan kirim berita dan foto Anda ke email:prodesanews@gmail.com

Komentar

Komentar Facebook