BKKBN Provinsi Riau Beri Dukungan Pembinaan dan Pendampingan terhadap UPPKS Kabupaten Bengkalis

Oleh: redaksi Pemerintahan Daerah | Jumat, 22 Februari 2019 - 11:32:45 WIB

BKKBN Provinsi Riau Beri Dukungan Pembinaan dan Pendampingan terhadap UPPKS Kabupaten Bengkalis

Teks foto : Kabid KS PK BKKBN Provinsi Riau Yasni serahkan ATTG Kepada Kadis Dalduk-kb Kabupeten Bengkalis H Ismail.

BENGKALIS -- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) perwakilan Provinsi Riau berkerjasama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk-Kb) Kabupaten Bengkalis dalam memberikan sosialisasi dan dukungan pembinaan dan pendampingan kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera UPPKS.

Kegiatan sosialisasi dan dukungan pembinaan dan pendampingan kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera dilaksanakan di aula Balitbang jalan Pertanian Kabupaten Bengkalis. Jumat (22/02/19)

Dukungan pembinaan dan pendampingan kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera dihadiri oleh Kadis Dildakdu-Kb Kabupaten Bengkalis H Ismail, PLKB dan peserta dari perwakilan desa yang ada di Kecamatan Bengkalis, Bantan dan Bukit Batu yang tergabung pada UPPKS Desanya.

Sosialisasi dan dukungan pembinaan dan pendampingan kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera di isi nasumber dari BKKBN Provinsi Riau Dasril dan Hj Yasni.

Materi kegiatan membahas seputar program-program kegiatan yang dapat dilangsungkan setiap anggota atau kelompok UPPKS di tempat atau daerah mereka masing-masing, guna mewujudkan ekonomi keluarga berencana yang lebih baik. Diharapkan seluruh peserta sosialisasi untuk ini dapat meningkatakan pengetahuan dan keterampilannya.

Di kesempatan itu juga, BKKBN Provinsi Riau menyerahkan beberapa unit alat teknologi tepat guna kepada Disdalduk-kb Kabupaten Bengkalis yang untuk di serahkan kepada UPPKS yang aktif.

Peralatan tersebut yakni satu buah open dan alat untuk kemasan sebagai sarana penunjang kegiatan anggota UPPKS ke depan.

Kadis Dildak-kb H Ismail mengatakan, UPPKS merupakan program BKKBN yang diperuntukkan bagi kelompok-kelompok peserta KB aktif (PA).

BKKBN terus membantu PA untuk mempertahankan kondisionalnya dalam mengikuti KB. Salah satu melalui program UPPKS ini.

"Tujuan UPPKS ini dimana kelompok PA dapat menambahkan penghasilannya sebagai peserta KB. Melalui program ini peserta yang ikut KB itu dia merasa dilindungi. Intinya PA dapat memberdayakan dirinya dengan berbagai keterampilan," jelasnya.

Peran BKKBN dalam program UPPKS jelas Kadis, membantu menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan, serta pembinaan demi percepatan usaha kelompok PA.

Bantuan diberikan kepada kelompok PA yang benar-benar telah menunjukkan kesungguhannya dalam menjalankan sebuah usaha dan keluargnya.

"Semua kelompok UPPKS terus mendapatkan pembinaan dari BKKBN. Bantu diberikan sebagai upaya mempercepat pemberdayaan PA, sehingga semua kelompok PA di UPPKS semakin berdaya dengan keterampilan yang mereka miliki," katanya.

Untuk kegiatan sosialiasi pemberdayaan ekonomi keluarga terhadap pengelolaan UPPKS  menerangkan, sebagai bentuk menggerakkan kembali samangat para PA untuk lebih terampil dan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki daerah masing-masing.

"Tadi saat sambutan saya sudah menyampaikan, ada beberapa daerah yang mempunyai bahan atau limbah yang dapat dimanfaatkan. Sebenarnya apapun bisa dilakukan untuk menambah pendapatan kelaurga peserta KB. Contoh dari Desa Teluk Latak dan Kuala Alam yang menjadikan sumber laut sepert ikan lomek dikeringkan, terasi dan sisa barang bekas serta kain songket dan kain perca," katanya.

Kegiatan UPPKS di ikuti tiga puluh peserta serta kegiatan dilakukan selama tiga hari, mulai dari hari Rabu sampai Jumat.(AT)

 

  Print Berita

Redaksi menerima kiriman berita dan foto. Bagi yang berminat silahkan kirim berita dan foto Anda ke email:prodesanews@gmail.com

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook