PRODESANEWS.COM | PEKANBARU – Mutiara, balita usia 3 tahun dinyatakan hanyut dan hilang di sebuah parit Jalan Singkawang, Kelurahan Kampung baru, Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru, Riau. Mutiara dilaporkan hilang pada saat hujan deras, Kamis 01 September 2022 sekitar pukul 14.00 Wib sore kemarin.
Kapolsek Senapelan Kompol Ary Prasetyo, mengatakan kejadian berawal saat ayah Mutiara, Rudi Candra (44) yang bekerja sebagai honorer Satpol PP menyuruh anaknya itu untuk menonton televisi di rumah tetangganya, Qoriawati (60) di Jalan Singkawang.
“Sedangkan ayah korban langsung melakukan kerja memasang walpaper di dalam rumah. Saat hujan deras itu, sekitar pukul 14.30 Wib, Rudi ingin melihat korban yang berada di ruang tamu, namun korban tidak ada,” sambung Kompol Ary, Kamis (01/09/20222) malam.
Lanjutnya lagi, ayah korban langsung menanyakan keberadaan anaknya ke anak tetangga yang bernama Akila yang juga berusia 3 tahun. Akila memberitahukan bahwa Mutiara jatuh ke parit.
Parit tersebut berkedalaman sekitar 1,5 meter dan lebar 1 meter. Saat itu kondisi air parit sedang penuh dan mengalir dengan deras.
“Ayah korban berusaha mencari, namun tidak ditemukan. Kemudian, ayah korban melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib untuk membantu melakukan pencarian,” ujar Kapolsek senapelan ini.
Usai menerima laporan, Kompol Ary bersama anak buahnya langsung mencari keberadaan Mutiara. Namun hingga malam, korban belum juga ditemukan.
“Tim gabungan dari Basarnas Pekanbaru, Pol Airud Polda Riau, Polsek SKP, Damkar, Polsek Senapelan beserta warga setempat sedang berusaha melakukan pencarian terhadap korban. Mohon doanya, kami sekuat tenaga sedang mencari korban. Mudah-mudahan kita temukan dalam kondisi selamat,” ucap Kompol Ary Prasetyo berharap.(ril)








