Menu ✖

Mode Gelap

Terkini · 19 Jan 2023 14:13 WIB ·

Warga Pulau Bengkalis Resah, Pencuri Sapi Meraja Lela


 Warga Pulau Bengkalis Resah, Pencuri Sapi Meraja Lela Perbesar

BENGKALIS – Kawanan maling sapi sejak beberapa bulan terakhir semakin merajalela. Setidaknya sudah 4 ekor sapi milik peternak di pulau Bengkalis lesap digondol maling.

Pelaku yang ditengarai berjumlah lebih dari 2 orang tersebut menjalankan aksinya di tengah malam buta. Pelaku terlebih dahulu “membantai” (sembelih) sapi yang dicuri di semak-semak atau di atas parit lalu diangkut dengan grobak.

Seperti kejadian sekitar 2 bulan lalu di Desa Kembung Luar Kecamatan Bantan. Satu ekor sapi milik Yogi lesap dikebas begundal. Yogi baru sadar sapinya hilang sekitar pukul 10:00 WIB, saat dirinya usai meramban. “Waktu mau saye kasi rumput rambanan saye, kok sapi dah tak ade,” ujar Yogi.

Awalnya Yogi tidak berprasangka macam-macam, dia lalu berkeliling sekitar kebun karet tidak jauh dari tempat dia mengikat sapi. Namun sampai siang hari sapi miliknya belum juga ditemukan.

Beberapa warga setempat ikut membantu Yogi mencari jejak sapi, alangkah terkejutnya mereka ketika menemukan darah berceceran tidak jauh dari tempat sapi diikat,” Ternyata sapinya dibantai dibawah pohon tak jauh dari tempat kami mengikat. Tak ada yang ditinggal, cuma tali pengikat leher,” kesal Yogi.

Ternyata tidak hanya Yogi yang mengalami nasib demikian, sekitar satu bulan setelah itu kasus serupa terjadi di Desa Air Putih Kecamatan Bengkalis. Kali ini pelaku meninggalkan bagian perut sapi setelah terlebih dahulu dibantai diatas parit kecil.
“Pencurian ini sudah benar-benar meresahkan, kabar yang kami terima dimalam yang sama di Desa Kelebuk juga ada sapi yang hilang,” kesal Budi warga Desa Sungai Alam.

Seperti diatas angin, para bromocorah ini kembali menjalankan aksinya pada Kamis (19/1) malam tadi, satu ekor sapi milik warga Jalan H Ilyas Desa Air Putih (depan stadion) kembali menjadi korban. Seperti kejadian sebelumnya, kali ini pelaku meninggalkan bagian perut sapi.

Baca Juga:  Jelang Pemilu 2024, KPU Bengkalis Lantik 55 Orang Panitia Pemilihan Kecamatan

“Mohon ada langkah-langkah dan tindakan tegas dari aparat terkait, maling sapi ini sangat meresahkan warga. Bertahun-tahun mereka pelihara sapi, tapi lesap dalam semalam,” harap Budi.

Sementara itu menurut H Zulkarnaen warga Desa Air Putih, bahwa salah satu langkah yang bisa dilakukan masyarakat untuk meminimalisir aksi pencurian serupa adalah dengan mengaktifkan kembali siskamling.

“Mau tak mau siskamling harus diaktifkan kembali di setiap desa. Selain meminimalisir aksi pencurian sapi banyak hal-hal negatif lain yang bisa kita antisipasi dari kegiatan siskamling ini,” sarannya. (Rls)

Artikel ini telah dibaca 112 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

INPEST Desak KKP Tunda Pembayaran Proyek Kampung Nelayan Bengkalis Rp 7,3 Miliar

5 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pembangunan KNMP di Desa Kuala Alam, Bengkalis, yang disorot INPEST

HUT ke-81 TNI, Kapolres Bengkalis Serukan Soliditas TNI-Polri

5 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Kapolres Bengkalis bersama jajaran TNI, Polri dan Forkopimda dalam peringatan HUT ke-81 TNI

Mitra SPPG Sungai Alam Bagikan Masker ke 15 Sekolah

30 September 2026 - 16:42 WIB

Siswa sekolah penerima MBG mendapat bantuan masker dari Mitra SPPG Sungai Alam

Polda Riau Mutasi Kapolres Bengkalis

26 September 2026 - 13:23 WIB

AKBP Eko Rubiyanto menerima tongkat komando Kapolres Bengkalis dari AKBP Fahrian Saleh Siregar

Kementerian Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional Hoaks

25 September 2026 - 08:00 WIB

Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo memastikan surat pemadaman internet nasional adalah hoaks.

Kabel Fiber Optic Semrawut, Diskominfotik Bengkalis Bertindak

24 September 2026 - 12:42 WIB

Diskominfotik Bengkalis bersama ISP menata kabel fiber optic di ruas jalan protokol Pulau Bengkalis
Trending di Pemerintah Daerah